Insiden Gigit Lawan Justru Buktikan Ketangguhan Mental Luis Suarez

Insiden Gigit Lawan Justru Buktikan Ketangguhan Mental Luis Suarez Luis Suarez dinilai udah memperlihatkan kebolehan mentalnya untuk melewati masa-masa susah larangan bermain pascakasus menggigit pemain lawan. Suarez udah beberapa kali terlibat kasus ini.

Striker Uruguay ini udah raih keseluruhan 13 trofi sejak hengkang ke Barcelona dari Liverpool. Dia menemukan permainan terbaiknya di sana, bermain di samping keliru satu pemain paling baik di dunia, Lionel Messi.

Menengok kembali cerita Suarez mampir ke Barca terhadap IDN Poker Online tahun 2014 silam, sesungguhnya proses transfernya tidak terjadi amat baik. Dia sempat dilarang bermain terhadap beberapa bulan awal karena kasus menggigit Giorgio Chiellini.

Kala itu, Suarez mampir terhadap pertengahan tahun 2014, mirip seperti transfer pemain terhadap umumnya. Namun, dia baru dapat menjalani debutnya di Barca terhadap 25 Oktober.

Pasalnya, Suarez mesti menjalani hukuman FIFA setelah terbukti menggigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014. Dia dilarang bermain selama empat bulan, memadai lama.

Itu merupakan kasus gigitan ketiga Suarez. Sebelumnya dia pernah menggigit Otman Bakkal ketika masih membela Ajax Amsterdam tahun 2010, lalu menggigit Branislav Ivanovic waktu masih membela Liverpool.

Kasus gigitan ini dapat tetap menjadi cerita lucu sekaligus noda didalam karier gemilang Suarez. Namun, mantan kawan setimnya di The Reds, Charlie Adam, percaya Suarez udah memperlihatkan kebolehan mentalnya.

Menurut Adam, kasus gigitan seperti itu paham membawa dampak Suarez merasa malu. Dilarang bermain karena menggigit pemain lawan terdengar konyol.

Biar begitu, Suarez terbukti dapat melewatinya dengan baik dan segera mencetak gol-gol perlu untuk Barca. Adam percaya itu adalah bukti kebolehan mental Suarez.

“Dia tentu kecewa dengan apa yang terjadi [dilarang bermain karena gigit lawan], tentang bagaimana dia terlibat di kondisi itu, bagaimana itu dapat terjadi,” ujar Adam dikutip dari Goal internasional.

“Namun, cara dia bangkit dari kasus itu memperlihatkan ketangguhan mental luar biasa. Saya kira dia masih merupakan keliru satu penyerang nomer 9 paling baik di dunia.”

Sebagai mantan kawan dan teman, Adam tentu hanya dapat meminta yang paling baik dari Suarez. Dia paham Suarez yang sekarang dibentuk oleh susah dan tekanan yang dia menghadapi beberapa tahun lalu.

“Dia tetap menghendaki mencetak banyak gol, dia bermain untuk keliru satu tim paling baik di dunia dengan pemain paling baik yang pernah saya lihat [Lionel Messi]. Kebangkitannya fenomenal,” tandas Adam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *