Ismed Sofyan Asyik Bajak Sawah di Aceh, Jakarta Dihantui Virus Corona Covid-19

Ismed Sofyan Asyik Bajak Sawah di Aceh, Jakarta Dihantui Virus Corona Covid-19 Waktu libur sepekan dari Persija Jakarta dimanfaatkan bersama dengan baik oleh Ismed Sofyan untuk menenangkan pikiran. Bek berusia 40 th. ini pulang kampung ke tanah kelahirannya, Aceh.

Dibanding kudu selamanya di Jakarta, Ismed lebih pilih mudik ke Aceh. Sebab di sana, ia bisa bersilaturahmi bersama dengan keluarga besarnya.

“Saya pulang ke Aceh. Apalagi sebentar ulang bulan puasa. Mumpung Pasang Bola Online ada libur di jeda kompetisi lebih baik pulang kampung,” ujar Ismed Sofyan.

“Toh di Jakarta termasuk tak bisa ke mana-mana. Dengan kondisi layaknya ini, banyak virus Corona. Saya kudu menahan dari keramaian,” katanya menambahkan.

Sayang, jaman tenang Ismed di Aceh terganggu oleh berita tak sedap. Ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh istrinya, Cuti Rita bersama dengan tuduhan kekerasan didalam tempat tinggal tangga (KDRT).

Selain berkumpul bersama dengan sanak keluarga, momen pulang ke Aceh dipakai Ismed untuk berkegiatan lain. Ia mengaku termasuk membajak di sawah.

“Seperti biasa, jika di Aceh aku membajak sawah,” tutur Ismed Sofyan.

“Saya belum paham kapan pulang. Belum ada kepastian kapan latihan ulang dimulai. Saya didalam posii menunggu,” imbuhnya.

Pada musim ini juga, peran bek kelahiran 28 Agustus 1979 itu mulai berkurang sejalan bersama dengan kedatangan Marco Motta dan Alfath Faathier.

Ismed Sofyan kukuh belum senang pensiun. Namun, kualitasnya sudah menurun. Ia pun paham diri. Saat paham Motta bakal sering menyisir pos bek sayap kanan, Ismed tak menyoalkan.

Untuk menjadi pelapis pun, Ismed bakal susah bersaing. Di pos bek sayap kanan, Persija tetap punyai Alfath dan Novri Setiawan yang jauh lebih fresh dibanding dirinya.

Pada dua laga Persija di Shopee Liga 1 2020, Ismed tidak bermain. Jangankan menjadi starter, namanya bahkan tidak menghiasi barisan pemain pengganti.

“Dengan adanya Motta dal Alfath, bagus sebab makin banyak pemain berkualitas, bermakna aku tidak ulang kelelahan,” ujar Ismed.

Ismed sudah mengunci pos bek sayap kanan Persija sejak berhimpun terhadap 2002. Mulai musim ini, dia bersedia dijadikan pelapis.

“Selama ini belasan th. jaman aku terus, sih. Ada saatnya jika sesungguhnya di posisi itu sudah ada penggantinya, aku sebagai back-up saja,” kata Ismed.

Persija mulai memproyeksikan Ismed Sofyan sebagai pelatih jaman depan. Pada bulan lalu, ia dikirimkan ke Alaves, Spanyol, untuk berguru perihal pengetahuan kepelatihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *