Lancarkan Konstipasi Hingga Kaya Serat, Ini 7 Manfaat Buah Pear

Buah berbentuk seperti lonceng rasa manis adalah favorit banyak orang. Tidak hanya buah pear sweet untuk manfaat kesehatan adalah sama berlimpah. Bahkan, manfaat ini telah terbukti secara ilmiah. Ada banyak varietas yang berbeda dari buah pir, dengan rasa dan tekstur yang berbeda juga.

Dalam 178 gram atau satu buah pear berukuran sedang, kandungan nutrisi di dalamnya:

Kalori: 101
Protein: 1 gram
Karbohidrat: 27 gram
Serat: 6 gram
Vitamin C: 12% AKG
Vitamin K: 6% AKG
Potasium: 4% AKG
Copper: 16% AKG

Tak hanya itu, buah pear juga mengandung folat dan niacin. Ini penting sebagai sumber energi dan memaksimalkan fungsi sel tubuh. Adanya mineral seperti potasium dan copper dalam buah pear juga membantu fungsi jantung, meningkatkan kekebalan tubuh, dan juga sistem saraf.
Manfaat buah pear untuk kesehatan

Setelah melihat apa saja kandungan nutrisi buah pear, berikut ini beberapa manfaat buah pear untuk kesehatan:
1. Baik untuk sistem pencernaan

Jika ada buah yang merupakan sumber serat larut air dan tidak larut air serta baik untuk pencernaan, pear adalah salah satunya. Kandungan serat dalam buah pear membantu melancarkan sistem pencernaan sekaligus pembuangan. Dalam satu buah pear berukuran sedang saja, sudah memenuhi 22% kebutuhan serat harian.

Tak hanya itu, serat dalam buah pear juga memberi makanan bagi bakteri baik dalam pencernaan. Bahkan, buah pear termasuk dalam prebiotik yang membuat proses penuaan berlangsung lebih sehat sekaligus meningkatkan imunitas tubuh.
2. Mengatasi konstipasi

Nyatanya, serat dalam buah pear memang membantu melegakan konstipasi. Ada penelitian yang mendukung hal ini. Dalam penelitian selama 4 pekan itu, 80 orang dewasa mengonsumsi 24 gram pectic (serat dalam buah) setiap hari dan tidak lagi mengalami konstipasi.
3. Mengandung anthocyanin

Pada beberapa jenis buah pear, ada kandungan anthocyanin yang terbukti meningkatkan kesehatan jantung dan memperkuat pembuluh darah. Ada banyak penelitian yang menyebut buah seperti pear dan berries mengandung substansi ini yang bisa mengurangi risiko seseorang mengalami penyakit jantung.

Sementara jenis buah pear dengan kulit berwarna hijau mengandung lutein dan zexanthin. Kedua komponen ini sangat penting untuk menajamkan penglihatan, terutama bagi orang yang mulai menua.
4. Antiperadangan

Manfaat buah pear sebagai anti-peradangan datang dari antioksidan flavonoid yang melimpah di dalamnya. Flavonoid ini bisa membantu mengatasi inflamasi sekaligus mengurangi risiko seseorang terkena penyakit seperti jantung dan diabetes tipe 2. Tak sendiri, kandungan vitamin C, vitamin K, dan juga copper juga membantu mengatasi inflamasi.
5. Potensi antikanker

Potensi manfaat buah pear yang tak kalah menjanjikan adalah anti-kanker. Lagi-lagi berkat kandungan anthocyanin dan cinnamic acid. Dari beberapa penelitian, pola makan kaya buah seperti pear bisa melindungi dari kanker tertentu seperti paru-paru, usus, payudara, dan kandung kemih.
6. Potensi turunkan risiko diabetes

Meskipun rasanya manis, penderita diabetes sah-sah saja mengonsumsi buah pear. Dalam penelitian yang melibatkan 200.000 responden, semua diminta mengonsumsi buah kaya anthocyanin termasuk pear. Hasilnya, semua mengalami penurunan risiko menderita diabetes tipe 2 hingga 23%.

Kandungan serat yang tinggi dalam buah pear juga membuat pencernaan bekerja lebih lambat dan kenyang terasa lebih lama. Dengan demikian, kadar gula darah lebih terkendali sekaligus mencegah diabetes.
7. Potensi turunkan berat badan

Manfaat buah pear yang membuatnya disukai adalah kalori yang rendah, namun tetap kaya akan serat. Kombinasi ini membuat seseorang bisa merasa kenyang lebih lama setelah mengonsumsinya. Ketika merasa kenyang, risiko mengonsumsi kalori terlalu banyak pun bisa dihindari.

Dalam studi selama 12 pekan, 40 orang dewasa yang mengonsumsi 2 buah pear setiap harinya terbukti mengalami penurunan berat badan. Tak hanya itu, lingkar pinggangnya juga berkurang 2,7 cm.

buah pear mudah untuk menemukan dan mengkonsumsi tidak perlu repot-repot. Kandungan serat yang lebih tinggi di kulit, sehingga dianjurkan untuk mengkonsumsi kulit, tentu saja, kemudian dicuci bersih. Selain itu, buah pir juga dapat dikonsumsi oleh bentuk cincang atau digunakan sebagai tanaman tambahan dalam buah-buahan dan jus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *