Operasi Zebra 2020 Segera Di Gelar

Operasi Zebra 2020 Segera Di Gelar

Polisi merasa hari ini menggelar Operasi Zebra 2020. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya merasa mengadakan Operasi Zebra Jaya 2020 hari ini hingga 8 November 2020.

Salah satu sasaran didalam Operasi Zebra Jaya 2020 ini adalah pelanggaran bahu jalur tol. Faktanya, tetap banyak pengendara yang melanggar keputusan pemanfaatan bahu jalur tol. Saat macet, terutama, banyak kendaraan yang melintas bahu jalur tol.

Hal itu melanggar peraturan. Sebab, didalam Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 perihal Jalan Tol, bahu jalur cuma boleh digunakan didalam lebih dari satu hal. Di antaranya adalah:

a. digunakan bagi arus selanjutnya lintas pada suasana darurat;
b. diperuntukkan bagi kendaraan yang berhenti darurat;
c. tidak digunakan untuk menarik/menderek/ mendorong kendaraan;
d. tidak digunakan untuk keperluan tingkatkan atau turunkan penumpang dan/atau barang dan/atau hewan

Yang dimaksud arus selanjutnya lintas pada suasana darurat didalam huruf a adalah suasana yang lebih dari satu atau seluruh jalur selanjutnya lintas tidak mampu berfaedah dikarenakan pada lain perihal kecelakaan selanjutnya lintas, pekerjaan pemeliharaan.

Sementara kendaraan yang berhenti darurat pada huruf b yakni kendaraan yang berhenti sebentar dikarenakan suasana darurat yang disebabkan pada lain kendaraan mogok, menertibkan muatan, masalah selanjutnya lintas, masalah fisik pengemudi.

Artinya, bahu jalur tidak diperuntukkan bagi kendaraan yang melintas atau menyalip kendaraan lain di jalur tol. Pelanggar bahu jalur akan dikenakan sanksi cocok Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 perihal Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 287 ayat 1.

Pelanggar bahu jalur terancam hukuman pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *