Pertolongan Pertama Cedera Lutut, Apa yang Harus Dilakukan?

Fall, bertabrakan, dan fungsi kerja yang berlebihan selama latihan dapat menyebabkan cedera lutut. Cedera lutut dapat terjadi pada salah satu struktur membentuk lutut ligamen, tendon dan tulang rawan.

Hal ini bisa mendatangkan ketidaknyamanan, bahkan rasa nyeri yang hebat. Penanganan dengan segera sangat diperlukan guna meningkatkan kemungkinan pemulihan. Terdapat beberapa perawatan yang bisa dilakukan dengan mudah.
Pertolongan pertama cedera lutut

Lutut merupakan sendi yang dapat bergerak seperti engsel pintu sehingga memungkinkan seseorang untuk menekuk dan meluruskan kakinya. Hal ini membuat Anda dapat duduk, jongkok, melompat, dan berlari.

Jika terjadi cedera lutut, lakukan pertolongan pertama agar kondisi tidak semakin memburuk. Pertolongan pertama ini menerapkan metode PRICE – baik pada cedera akut maupun kronis – setidaknya selama 2-3 hari. Adapun pertolongan pertama cedera lutut yang harus dilakukan, yaitu:

Protection

Lindungi cedera lutut dari kerusakan lebih lanjut dengan menghentikan kegiatan yang tengah dilakukan. Jangan memijat atau memberinya balsem karena dapat memperparah pembengkakan.

Rest

Istirahat total sangat diperlukan guna mempercepat proses pemulihan. Berbaringlah dengan posisi lutut disangga lebih tinggi. Hal ini dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Selain itu, jangan dulu berolahraga dan kurangi aktivitas harian.

Ice therapy

Mengompres lutut dengan es yang dibalut handuk dapat membantu mengurangi rasa sakit, peradangan, dan pembengkakan. Selain itu, sensasi dingin dari es juga dapat mengurangi kemungkinan kematian sel. Meski awalnya mungkin terasa tidak nyaman atau bahkan menyakitkan, kompres es batu terbukti dapat meredakan cedera lutut.

Compression

Membalut lutut yang cedera dengan perban atau bandage dapat mengurangi pembengkakan. Tak hanya itu, tekanan dari perban kompresi juga bisa membantu menghentikan pendarahan dan menghindari penumpukan cairan jaringan. Akan tetapi, pastikan pemasangan perban dilakukan dengan benar.

Elevation

Berdiri untuk waktu yang lama dapat menyebabkan penumpukan cairan di lutut hingga memperburuk kondisi cedera. Jadi, berbaring dan letakkan lutut lebih tinggi di atas jantung untuk membantu mengurangi pembengkakan akibat efek gravitasi.

Seringkali cedera lutut ringan dapat pulih dengan perawatan di rumah saja. Akan tetapi, pada kasus yang serius bahkan perlu dilakukan tindakan bedah untuk menanganinya.

Perawatan medis cedera lutut

Jika cedera lutut menjadi kronis, parah, berlangsung lebih dari seminggu, terjadi penurunan rentang gerak, atau menjadi sulit menekuk lutut, segera periksakan diri Anda pada dokter. Perawatan yang dilakukan bisa bervariasi berdasarkan penyebab dan spesifik cederanya. Adapun opsi perawatan cedera lutut yang dilakukan oleh dokter, antara lain:

Aspirasi

Jika sendi lutut membengkak, dokter akan melepaskan tekanan dengan menyedot sebagian cairan menggunakan jarum halus. Hal ini dapat mengurangi pembengkakan cedera lutut Anda.

Fisioterapi

Teknik ini dilakukan untuk mengurangi rasa sakit, meningkatkan mobilitas dan kekuatan lutut, serta mempercepat proses pemulihan cedera. Dokter mungkin akan menjadwalkan fisioterapi Anda beberapa kali dalam sebulan.

Operasi artroskopi

Operasi artroskopi biasanya dilakukan pada cedera tulang rawan. Teknik operasi ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil di lutut kemudian memasukkan instrumen operasi melalui sayatan tersebut untuk memperbaiki kerusakan pada tulang rawan.

Operasi terbuka

Jika cedera lutut terjadi sangat parah dan memerlukan perbaikan secara menyeluruh, maka mungkin perlu dilakukan operasi terbuka.

Setelah operasi, Anda kemungkinan tak dapat menggunakan lutut untuk sementara waktu sehingga membutuhkan kruk atau kursi roda selama masa pemulihan. Tentu saja Anda harus berhati-hati dalam bergerak dan beraktivitas agar tidak terjatuh.

Sementara dalam mencegah terjadinya cedera lutut, lakukanlah pemanasan maupun pendinginan sebelum dan setelah berolahraga. Selain itu, pakai alas kaki yang sesuai, hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba, serta mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang untuk menguatkan sendi dan tulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *